“Pesepeda motor Ibukota, lebih
pantasnya naik kuda daripada naik sepeda motor, soalnya banyak yang seenaknya
saja, kan ini kayak naik kuda, nggak ada peraturannya,”
Sedikit kasar memang, tetapi
memang benar ketika melihat penduduk Ibukota mengendarai sepeda motor dengan
seenaknya. Sehingga, membuat banyak pihak dirugikan.
“Banyaknya pengendara motor yang
seenaknya bikin banyak orang dirugikan, misalnya pejalan kaki yang diambil
haknya, gara-gara ada pengendara yang lewat trotoar, selap-selip sampai kena
spion mobil, bahkan sampai nggak takut sama polisi,” ungkapnya.
Hal ini membuat Sir Dandy,
panggilan pria yang bernama asli Dandi Achmad Ramdhani melahirkan lagu Jakarta Motor City ,
lantaran kesal terhadap perilaku pengendara sepeda motor yang seenaknya. Jakarta Motor City
merupakan sebutan bagi sekelumit masalah yang terjadi di Ibukota, yang
dilakukan oleh pengendara motor di Ibukota.
“Sebenarnya, kalau transportasi
umum di Jakarta
itu kondisinya baik, dan nyaman, pasti nggak bakalan deh, populasi sepeda motor
jadi banyak. Kalau transportasi umumnya jelek, terus cara untuk punya motor
gampang, pasti Jakarta
Motor City
bakalan tetap ada,” tutupnya.
Nah, musti ada yang harus
dibenahi nih, emang mau disamain kayak kusir kuda? hehe ... *EKO
Artikel Selanjutnya:
Gaya Busana Ala Korea
Fenomena Harlem Shake
Demam Boyband Girlband
Kemang Food Festival
Labs Recital
Go Green by Yourself
Sekolah Gratis
Perbaiki Dahulu Sistemnya
Aksi Sosial Pasca Banjir
Russia Menanti Wakil Indonesia
Silaturahmi ala Akuntan
Artikel Selanjutnya:
Gaya Busana Ala Korea
Fenomena Harlem Shake
Demam Boyband Girlband
Kemang Food Festival
Labs Recital
Go Green by Yourself
Sekolah Gratis
Perbaiki Dahulu Sistemnya
Aksi Sosial Pasca Banjir
Russia Menanti Wakil Indonesia
Silaturahmi ala Akuntan
No comments:
Post a Comment